Montag, 23. Mai 2011

Aku takut, Tuhan..

Aku takut Tuhan.. Aku takut berbuat salah lagi..
Aku takut jatuh, dan sakit.. Aku takut, aku merasakan perih itu, Tuhan..


Aku manusia, yang begitu menyayangi diriku sendiri. Dan aku tahu situasi yang bagaimana yang akan aku hadapi bila aku membuat suatu keputusan.. tapi dengan diriku yang tidak lagi seperti anak-anak, yang dulu mampu dengan spontannya melakukan segala sesuatu, dan juga spontan dalam menghadapi segala sesuatu. saat itu aku tidak perlu capai memikirkan masa depan.. aku hanya hidup untuk saat itu.. tapi saat ini aku begitu sibuk dengan yang namanya menjaga privasi dan keamanan diriku.. aku takut memilih.. aku bingung memilih, aku sendiri, dan aku dituntut untuk menjadi tepat.. tapi dengan diriku yang aku pikir masih belum dewasa ini, aku selalu kebingungan "MEMILIH".. bahkan untuk tahu apa yang sebaiknya aku makan dan tidak makan saja aku sering bingung..


Yang aku tahu apa yang ingin aku lakukan, yakni untuk memuliakan namaMu.. tapi aku juga sering lupa akan hal ini, karena egoisme dan nafsuku serta lingkungan sosial dan familiarku.. di dalam otakku tercampur semua pikiran, dari nafsu untuk berhasil, singkatnya daya ingatku, teman-teman yang tampaknya jenius semua, keinginan membanggakan keluarga, keinginan memiliki cinta, kangen yang mendalam pada negara sendiri, nafsu mengenal dunia.. Ah!!! dari kalimatku sendiri saja aku mampu menilai, bahwa aku tidak memasukkan namaMu dalam otakku..


Tuhan, aku takut.. Aku takut aku salah dan sakit lagi..


Sama seperti doaku 3 tahun yang lalu.. Aku memohon kebijaksanaan..
ditambah dengan ini ya Bapa, ingatkan aku selalu akan cintaMu, ingatkan aku bahwa aku memilikiMu, tempat sandaran terbaik..